
YAPENSA.OR.ID, - Pengukuhan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Bawakaraeng Sinjai termasuk rangkaian kegiatan kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Selatan yakni Prof.Dr, HM Nurdin abdullah, M.Agr dengan tema "tatap Muka dan Silaturahim Gubernur Provinsi Sulsel bersama Pemerintah dan masyarakat Sinjai".
Kunjungan kerja dilaksanakan di Gedung Pertemuan Sinjai, Kamis (4/4/19) yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Ketua DPRD dan wakilnya serta anggota DPRD Sinjai, anggota Forkopimda, Para Kepala bagian Pemda Sinjai, Para Kepala OPD, ASN, Honorer, BUMN, BUMD, NGO termasuk Yapensa, tokoh dan lapisan masyarakat umum termasuk petani kopi.
Pada sambutan Gubernur, beliau mengatakan " kita belum mampu membalas petani kita, kami akan membuat green design untuk memperbaiki masalah para petani".
"Kita menyiapkan insfrastruktur yang baik, akan tetapi tidak akan cukup kalau hanya mengandalkan APBD, harus ada investasi. Lalu bagaimana ? rumursnya yakni sederhanakan semua yang menghambat investasi" diperjelas beliau.
Tak hanya itu, berhubungan dengan kopi. Gubernur yang juga mantan Bupati Bantaeng mengatakan "mengenai harga kakao dan kopi, harganya tidak pernah turun. Hanya saja ditingkat Petani kadang turun karena jaringan pasar masih sulit dan hal ini akan kita cari solusinya".
Sebelum sambutan Gubernur, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa mengukuhkan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Bawakaraeng Sinjai yang selanjutnya langsung mendapatkan ucapan selamat oleh Gubernur Sulsel.
Selain pengukuhan, juga penyerahan bibit kopi Arabika dari Yapensa ke Pemda Sinjai oleh Gubernur Sulsel.
(Prd)